PEDOMAN PENULISAN

Setiap Penulis yang akan memasukkan naskah pada KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat harus memperhatikan pedoman penulisan yang ditetapkan. Apabila naskah tidak sesuai dengan pedoman penulisan  yang telah dicantumkan, maka naskah yang dikirim kemungkinan akan dikembalikan. Pedoman penulisan yang harus dipatuhi penulis sebagai berikut :

  1. Naskah yang dikirim merupakan karya ilmiah asli dari Penulis dan belum pernah ataupun tidak sedang diajukan untuk diterbitkan di jurnal manapun yang memiliki E-ISSN atau P-ISSN.
  2. Naskah yang dikirim merupakan hasil refleksi konseptual maupun gagasan orisinal yang telah dilaksanakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Ekonomi, Pertanian, Peternakan, Sosial Politik, Humaniora, Pendidikan, Teknik Informatika, Teknik dan Kesehatan.
  3. Naskah ditulis dalam bentuk Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris dengan mengikuti Pedoman Penulisan naskah jurnal.
  4. Naskah yang dikirim telah memenuhi standar Kebijakan Plagiasi dan telah menggunakan software referensi manager. 
  5. Naskah diterbitkan apabila telah ditinjau dan disetujui oleh Mitra Bestari  melalui kebijakan  proses review   yang ditetapkan oleh jurnal.
  6. Penulis bertanggung jawab penuh atas isi naskah yang diterbitkan.
  7. Seluruh bentuk komunikasi penerbitan naskah dilaksanakan berbasis elektronik atau Open Journal System (OJS).

STRUKTUR NASKAH

  1. Naskah terdiri dari 9 (sembilan) bagian dengan urutan: Judul, Abstrak, Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Pelaksanaan, Hasil Dan Pembahasan, Kesimpulan, Ucapan Terima Kasih dan Daftar Pustaka.
  2. Judul: merupakan gambaran detail naskah, Judul harus spesifik dan mencerminkan isu dan fokus pengabdian, subyek pengabdian, aksi dan strategi, serta perubahan sosial yang dicapai/diinginkan.
  3. Abstrak: merupakan ringkasan dari naskah yang berdiri sendiri dalam sebuah paragraph. Abstrak berisi deskriptif jelas uraian inti permasalahan yang dikemukakan, metode/pendekatan/strategi pemecahan masalah, dan ringkasan hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang diperoleh serta simpulan. Bahasa dalam abstrak harus singkat dan jelas .
  4. Kata Kunci: merupakan kata atau frasa penting/khusus, terutama pada judul atau abstrak. Namun juga dapat berasal dari skrip naskah.
  5. Pendahuluan: merupakan deskriptif jelas tentang uraian analisis situasi, permasalahan, urgensi dan rasionalisasi kegiatan, perubahan yang diharapkan, tujuan serta manfaat pengabdian masyarakat yang didukung dengan data kualitatif maupun kuantitatif. Uraian pendahuluan dapat didukung dengan kajian literatur buku, yang dijadikan sebagai penunjang konsep pengabdian kepada masyarakat.
  6. Metode Pelaksanaan: merupakan uraian tentang solusi, metode pendekatan/pelaksanaan, serta prosedur kerja dalam menyelesaikan permasalahan sesuai dengan tujuan awal pengabdian kepada masyarakat. Metode pelaksanaan dibuat secara jelas dan terperinci agar mudah dipahami. Metode pelaksanaan juga harus menjelaskan bagaimana penilaian tolak ukur ketercapaian dan keberhasilan program baik secara deskriptif maupun kualitatif.
  7. Hasil Dan Pembahasan: merupakan uraian tentang hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Hasil yang disajikan adalah “output akhir” bukan dalam bentuk analisis pada proses. Hasil dan pembahasan juga menguraikan keunggulan dan kelemahan fokus utama kegiatan. Hasil dan pembahasan harus dikaitkan dengan pendahuluan sehingga menginformasikan bagaimana pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan kontribusi terhadap masyarakat dan tubuh pengetahuan.
  8. Kesimpulan: merupakan uraian substansi hasil pengabdian kepada masyarakat serta saran atau rekomendasi untuk keberlanjutan dan perbaikan dimasa mendatang. Kesimpulan merupakan ikhtisar dari kegiatan yang telah dilakukan dan bukan merupakan ringkasan dari hasil pembahasan yang mengacu pada teori tertentu.
  9. Ucapan Terima Kasih: merupakan uraian pengakuan terhadap berbagai sumber pendukung pada pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan.
  10. Daftar Pustaka: merupakan uraian jelas tentang penggunaan referensi/rujukan yang digunakan dalam naskah. Referensi/rujukan yang digunakan minimal 5 literatur yang terdiri literatur primer (referensi artikel jurnal dan prosiding konferensi) dan mutakhir (referensi yang dipublikasikan dalam selang waktu 10 tahun terakhir). 

PEDOMAN PENULISAN NASKAH

  1. Naskah diketik dalam bentuk Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris dengan rentang 5000 – 7000 kata atau maksimum 15 halaman tidak termasuk Abstrak, penulis dan afiliasi penulis, dan daftar pustaka.
  2. Naskah diketik pada kertas A4 menggunakan jenis font Candara dengan lebar margin kertas  sebelah kiri 2 cm, sebelah kanan 2 cm, sebelah atas 2 cm, dan sebelah bawah 2 cm dengan spasi 1 cm.
  3. Judul naskah maksimal 25 kataJudul naskah diketik dengan jenis Candara ukuran font 16 Text tebal. Posisi text rata tengah, jarak antar baris judul naskah 1 spasi dan dibuat berbentuk simetris.
  4. Nama penulis diketik huruf kapital dengan jenis huruf Candara ukuran font 12 text tebal posisi text rata tengah, nama penulis tidak boleh di singkat, untuk nama penulis korespondensi ditandai dengan tanda asterisk “*” yang diketik setelah nama penulis korespondensi. Jarak baris antara judul naskah dengan nama penulis 1 spasi.
  5. Afiliasi, Institusi, dan email penulis diketik berjenjang dengan jarak 1 spasi, jenis huruf Candara ukuran font 10 dengan posisi text tengah.
  6. Abstrak berisi maksimal 250 kata dan diketik dalam satu paragraph dengan jarak antar baris 1 spasi, jenis huruf Candara ukuran font 12 cetak miring posisi teks rata kiri kanan. Baris awal pada abstrak tidak diketik menjorok kedalam (indented). Naskah apabila diketik dalam Bahasa Indonesia, maka abstrak harus menggunakan bahasa Indonesia. Sedangkan naskah yang diketik bahasa Inggris, maka abstrak juga harus menggunakan bahasa Inggris.
  7. Kata kunci disajikan sebanyak 3-5 frase, diketik dengan jenis huruf Candara ukuran font 12 cetak miring dengan jarak antar baris 1 spasi. Setiap akhir kata kunci ditutup dengan tanda koma kecuali kata kunci terakhir.
  8. Isi Naskah diketik menggunakan jenis font Candara dengan ukuran 12, pada setiap awal paragraf diketik menjorok (indented) 0,49 cm kedalam dengan jarak antar baris 1 spasi. Setiap frasa yang menggunakan bahasa asing maupun istilah-istilah ilmiah, dinyatakan dalam  format italic/miring. Hendaknya hindari menggunakan bahasa asing untuk artikel yang menggunakan Bahasa Indonesia.
  9. Tabel : Naskah yang memuat tabel ditempatkan pada kelompok teks setelah/sebelum tabel yang diuraikan. Setiap tabel harus memiliki judul yang terletak tepat ditengah diatas. Judul tabel diberi nomor dalam format penomoran arab (1,2,3, …..dst) diikuti dengan keterangan tabel dibawahnya. Tabel dan judul tabel diketik dengan jenis huruf Candara Ukuran font 12 cetak tebal dengan jarak 1 spasi. Tabel dalam naskah harus konsisten satu sama lain dan hindari menggunakan tabel dalam format gambar maupun tangkapan layar.
  10. Gambar: Naskah yang memuat gambar ditempatkan pada kelompok teks setelah/sebelum gambar yang diuraikan. Setiap gambar harus memiliki judul, yang terletak tepat dibawah gambar. Judul gambar diberi nomor dalam format penomoran arab (1,2,3, …..dst) diikuti dengan keterangan gambar. Judul gambar diketik dengan jenis huruf Candara Ukuran font 12 cetak Tebal dengan jarak 1 spasi. Gambar dalam naskah harus konsisten satu sama lain; dan hindari menggunakan gambar dalamformat gambar maupun tangkapan layar.
  11. Grafik: Grafik dan judul grafik diketik dengan jenis huruf Candara Ukuran font 12. Judul grafik diketik cetak tebal dan berada diatas grafik dengan posisi rata tengah, urutan nomor dan keterangan grafik dibuat berjenjang dengan jarak 1 spasi. Penomoran pada grafik dibuat dalam format penomoran arab (1,2,3, …..dst). grafik dalam naskah harus konsisten satu sama lain dan tidak diperbolehkan menggunakan grafik dalam format gambar maupun tangkapan layar.
  12. Daftar Pustaka diketik;dengan jenis huruf Candara ukuran font 12 dengan jarak 1 spasi dan baris kedua menjorok (indented) 0,64 cm  kedalam. Spasi antar daftar pustaka diberi jarak 1 spasi dan diurutkan secara alphabet. daftar pustaka diketik dalam gaya APA dan harus menggunakan software referensi manager (Mendeley, Zotero, dll)
  13. Template naskah dapat di download DISINI.
  1. Sebelum mengirimkan naskah, penulis terlebih dahulu harus terdaftar/memiliki akun pada Open Journal System (OJS) KALANDARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai penulis. Bagi penulis yang belum terdaftar dapat melakukan registrasi DISINI.
  2. Setelah terdaftar atau telah melakukan registrasi, maka selanjutnya penulis dapat mengirimkan naskah dengan cara mengklik “naskah baru”. Tahapan dalam penyerahan naskah ini terdiri dari Empat tahapan, yaitu: a. Mulai, b.Unggah Naskah, c. Masukkan Metadata, d. Konfrimasi.
  3. Mulai: Pada tahap ini penulis memastikan/mencentang kesesuaian naskah yang akan dikirim dengan persyaratan pengiriman naskah.
  4. Unggah Naskah: Pada tahap ini penulis mengungah naskah dengan mengklik “tambah file” dan memastikan kategori file “file naskah utama”.
  5. Masukkan Metadata: Pada tahap ini penulis mengisi seluruh metadata yaitu judul naskah, abstrak, nama-nama penulis (penulis korespondesi), kata kunci, daftar pustaka/referensi. Penulis harus memastikan seluruh metadata terisi dengan benar.
  6. Konfirmasi: Pada tahap ini penulis mengkonfirmasi bahwa tahapan pengiriman naskah telah diselesaikan dan siap untuk dikirim dengan mengklik “selesaikan kirim naskah”.
  7. Penulis dapat memantau proses perkembangan submit naskah pada  akun masing-masing.
  8. Apabila terdapat kesulitan/kendala dalam selama proses pengiriman naskah, penulis dapat menghubungi email: Contact@radisi.or.id.