Efektivitas Pembelajaran Berbasis Studi Kasus terhadap Literasi Kesehatan Lingkungan dan Pengambilan Keputusan Masyarakat pada Kabut Asap Karhutla di Kota Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.55266/jurnalmind.v6i2.700Kata Kunci:
pembelajaran berbasis studi kasus, literasi kesehatan lingkungan, pengambilan keputusan, kabut asap kebakaran hutan dan lahanAbstrak
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan merupakan masalah kesehatan lingkungan yang membutuhkan literasi kesehatan dan kemampuan pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis studi kasus terhadap literasi kesehatan lingkungan dan kemampuan pengambilan keputusan dalam menghadapi risiko kabut asap. Penelitian melibatkan 152 peserta. Kelompok eksperimen mengikuti pembelajaran berbasis studi kasus, sedangkan kelompok kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Pengukuran dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk menilai perubahan skor kedua variabel. Analisis meliputi perbandingan rerata, interval kepercayaan 95%, nilai p, dan ukuran efek Cohen’s d. Rerata skor literasi kesehatan lingkungan pada kelompok eksperimen meningkat dari 54,81 menjadi 80,19, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 55,10 menjadi 65,00. Pada kemampuan pengambilan keputusan, skor kelompok eksperimen meningkat dari 51,60 menjadi 79,10, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 52,30 menjadi 61,41. Selisih rerata posttest antarkelompok mencapai 15,19 poin untuk literasi kesehatan lingkungan (95% CI: 12,38–18,00; p < 0,001; Cohen’s d = 1,72) dan 17,69 poin untuk kemampuan pengambilan keputusan (95% CI: 14,74–20,64; p < 0,001; Cohen’s d = 1,91). Pembelajaran berbasis studi kasus berkaitan dengan capaian literasi kesehatan lingkungan dan kemampuan pengambilan keputusan yang lebih tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional. Pendekatan ini berpotensi menjadi alternatif pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kesiapan peserta dalam memahami risiko dan menentukan tindakan perlindungan kesehatan terkait kabut asap karhutla
Unduhan
Referensi
Bambang S. Iriant, & Achmad Daeng GS. (2026). Karhutla Berulang di Indonesia: Analisis Tata Kelola Lingkungan dan Penegakan Hukum. Dewantara : Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 5(3), 169–189. https://doi.org/10.30640/dewantara.v5i3.7913
Fatimah, S., Sari, I. J., & Camara, J. S. (2023). The Implementation of Case-based Learning Approach in the Classroom: A Systematic Review. Gagasan Pendidikan Indonesia, 4(2), 110. https://doi.org/10.30870/gpi.v4i2.20535
Joshi, D. C., Negi, P., Devi, S., Lohani, H., Kumar, R., Gupta, M., & Ming, L. C. (2025). Fine particulate matter (PM2.5, PM10): A silent catalyst for chronic lung diseases in India; a comprehensive review. Environmental Challenges, 20, 101215. https://doi.org/10.1016/j.envc.2025.101215
Li, Y., Cao, L., Zhang, H., Pang, W., Sun, Y., & Zhang, Z. (2023). Application of flipped classroom combined with case-based learning in Introduction to Environmental Health Science. Frontiers in Public Health, 11. https://doi.org/10.3389/fpubh.2023.1264843
Muh. Ansar Ali, Sumantri, Vani Fadillah Asnur, & Rachmad Giri Raharja. (2026). Batasan Pertanggungjawaban Korporasi atas Kebakaran Lahan Skala Besar. Jejak Digital, 2(4), 5996–6004.
Phung, V. L. H., Ueda, K., Yulianti, N., Ohashi, M., Kawasaki, M., Fatmaria, F., Arifin, S., Kahanjak, D. N., Putra S, R. A. A. H. S., Bakring, A., Kusin, K., & Naito, D. (2025). Effects of smoke haze on respiratory clinic visits in Central Kalimantan, Indonesia according to different haze characteristics. International Journal of Epidemiology, 54(6). https://doi.org/10.1093/ije/dyaf169
Sørensen, K., Van den Broucke, S., Fullam, J., Doyle, G., Pelikan, J., Slonska, Z., & Brand, H. (2012). Health literacy and public health: A systematic review and integration of definitions and models. BMC Public Health, 12(1), 80. https://doi.org/10.1186/1471-2458-12-80
Thistlethwaite, J. E., Davies, D., Ekeocha, S., Kidd, J. M., MacDougall, C., Matthews, P., Purkis, J., & Clay, D. (2012). The effectiveness of case-based learning in health professional education. A BEME systematic review: BEME Guide No. 23. Medical Teacher, 34(6), e421–e444. https://doi.org/10.3109/0142159X.2012.680939
VanderMolen, K., Son, Y., Kimutis, N., Collins, M., & Wall, T. (2024). Identifying risk information needs of rural communities impacted by wildfire smoke: A mental models approach. International Journal of Disaster Risk Reduction, 100, 104182. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2023.104182
Varma, B., Karuveettil, V., Fernandez, R., Halcomb, E., Rolls, K., Kumar, S. V., & Aravind, M. S. (2025). Effectiveness of case-based learning in comparison to alternate learning methods on learning competencies and student satisfaction among healthcare professional students: A systematic review. Journal of Education and Health Promotion, 14(1). https://doi.org/10.4103/jehp.jehp_510_24
Vien, M. H., Ivey, S. L., Boyden, H., Holm, S., & Neuhauser, L. (2024). A scoping review of wildfire smoke risk communications: issues, gaps, and recommendations. BMC Public Health, 24(1), 312. https://doi.org/10.1186/s12889-024-17681-0
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Noor Hujjatusnaini, Rafiq Ibnu Widyadana, Astuti Muh Amin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



