Pembuatan Paket Agrowisata Di Desa Wisata Sanda, Tabanan

Penulis

  • Moh Agus Sutiarso Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • I Nyoman Arto Suprapto Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Utik Kuntariati Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

DOI:

https://doi.org/10.55266/pkmradisi.v5i3.625

Kata Kunci:

agrowisata, desa wisata, Pokdarwis, pengembangan pariwisata perdesaan, pendampingan masyarakat

Abstrak

Program pengabdian kepada masyarakat ini berlokasi di desa Sanda, kecamatan Pupuan, kabupaten Tabanan, provinsi Bali. Permasalahan yang dihadapi mitra sasaran program (Kelompok Sadar Wisata Desa Sanda) adalah kurangnya keterampilan anggota Pokdarwis dalam pembuatan produk wisata perdesaan yang berbasis agrowisata, dan kurangnya sinergitas dan koordinasi antara Pokdarwis dengan kelompok masyarakat lainnya yang ada di desa Sanda, serta kurangnya keterlibatan pemangku kepentingan (stakeholder) di daerah dalam membina kepariwisataan di desa Sanda. Solusi yang telah dilakukan adalah dengan memberikan pendampingan pembuatan paket agrowisata, pendampingan pembuatan bahan interpretasi kegiatan agrowisata, serta pendampingan peningkatan koordinasi dan kerjasama dengan kelompok masyarakat lainnya untuk menunjang pengembangan produk wisata di desa Sanda. Keluaran yang telah dicapai antara lain: 1) Terciptanya paket agrowisata yaitu treking Usaha Tani, telusur Sungai dan Sawah, dan atraksi Membajak Sawah; 2) Peningkatan sarana promosi berupa konten yang spesifik mengangkat agrowisata; 3) Dirumuskannya model terintegrasi kelembagaan untuk pengembagan agrowisata. Pengabdian masyarakat ini direspon positif dan antusias oleh masyarakat desa Sanda, dan keberlanjutan program sangat diharapkan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Almayda, M. (2017). Place Branding in Tourism: A Review of Theoretical Approach and Management Practices. Tourism & Management Studies. 13(4). Pp: 10-19. (available at https://dialnet.unirioja.es)

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. (2016). Pendampingan Desa – Modul Pelatihan Pratugas Pendamping Lokal Desa. Jakarta.

Kementerian Pariwisata RI. (2019). Buku Panduan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pendampingan Melalui Perguruan Tinggi. Jakarta.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. (2012). Pedoman Kelompok Sadar Wisata. Jakarta.

Pantiyasa, I.W. (2019). Konstruksi Model Pengembangan Desa Wisata Menuju Smart Eco-Tourism di Desa Paksebali, Klungkung, Bali. Jurnal Kajian Bali. Vol. 9 No. 1. Halaman 165-188.

Pitana, I.G. (1999). Pelangi Pariwisata Bali - Kajian Aspek Sosial Budaya Kepariwisataan Bali di Penghujung Abad. Denpasar: Penerbit BP.

Sutiarso, M.A. (2018). Kriteria Pengembangan Desa Pelaga Sebagai Destinasi Agro Park di Kabupaten Badung. DwijenAgro. Vol. 8 No.2. Halaman 220-225.

Sutiarso, MA., NA Suprapto. (2021). Potensi Usaha Tani dan Modal Sosial Petani untuk Pengembangan Agrowisata di Desa Sanda, Pupuan-Tabanan. Media Bina Ilmiah 16 (1). 5969-5976.

Unduhan

Diterbitkan

18-01-2026

Cara Mengutip

Sutiarso, M. A., Suprapto, I. N. A. dan Kuntariati, U. (2026) “Pembuatan Paket Agrowisata Di Desa Wisata Sanda, Tabanan”, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi, 5(3), hlm. 92–98. doi: 10.55266/pkmradisi.v5i3.625.

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.